Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2022

Mengenal istilah student exchange

Seperti kata pepatah, tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri Tiongkok. Kita menyadari bahwa masa depan seseorang akan sangat dipengaruhi oleh pendidikannya. Belajar di luar negeri merupakan suatu keinginanan untuk menimba ilmu dan mencari pengalaman di negeri orang untuk meraih masa depan yang lebih baik.  Hal ini merupakan seruan dan anjuran agar kita mempunyai keinginan untuk cerdas belajar dan mencari pengetahuan walaupun tempatnya jauh dan asing bagi kita. Dengan bekal ini kita bisa mendapatkan pekerjaan dengan lebih mudah, walaupun harus bersaing dengan para lulusan dari negara lain, termasuk dari negara-negara maju sekalipun. Bagi Anda yang memiliki mimpi untuk kuliah di luar negeri,  student exchange bisa menjadi salah satu cara untuk mewujudkannya. Student exchange program atau pertukaran pelajar adalah program bagi pelajar untuk mencoba sistem pendidikan di luar negeri dalam jangka waktu tertentu. Jangka waktu ini dapat bervariasi, mulai dari bulanan hingga satu tahun akade

Susunan Organisasi PPKI: Ketua, Wakil Ketua, Penasihat, dan Anggota

Susunan organisasi PPKI terdiri atas tokoh-tokoh penting yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia, salah satunya adalah Ir. Soekarno dan Drs Moh Hatta. PPKI adalah perpanjangan dari Panita Persiapan Kemerdekaan Indonesia, yaitu organisasi khusus yang dibentuk sebagai pengganti BPUPKI pada 7 Agustus 1945. Susunan organisasi PPKI memiliki total 27 anggota, di mana awalnya hanya terdapat 21 orang, tetapi bertambah 6 yang dilakukan tanpa sepengetahuan Jepang. Kelompok-kelompok muda di Indonesia sebelumnya tidak mau mendukung PPKI karena berasumsi bahwa organisasi itu dibentuk oleh pemerintah Jepang. Tetapi setelah mengetahui arah dan tujuan membentuk PPKI, kelompok muda itu mulai percaya dan sepenuhnya mendukung demi realisasi kemerdekaan. Dalam bahasa Jepang, PPKI disebut sebagai Dokuritsu Junbi Iinkai. Beberapa tugas PPKI dibahas pada sidang, misalnya, ketika menyetujui undang -undang, memilih presiden dan wakil presiden dan membentuk komite nasional untuk membantu presiden.

Apa itu Universitas Terbuka?

  Hai sobat blog... Pernahkah kamu mendengar universitas terbuka? Apa saja jurusan yang ada di Universitas Terbuka? Seperti apa kuliah di Universitas Terbuka? Bagaimana dengan biaya kuliah di Universitas Terbuka? Untuk menjawab pertanyaan di atas, yuk simak penjelasan berikut hingga tuntas! Sejarah Universitas Terbuka Universitas Terbuka (UT) adalah Perguruan Tinggi Negeri ke-45 di Indonesia yang diresmikan pada tanggal 4 September 1984, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 41 Tahun 1984. UT memiliki 4 Fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) untuk jenjang Diploma dan Sarjana. Sejak tahun 2004, UT membuka jenjang Magister pada Program Pascasarjana. Sejak tahun 2019, UT membuka program Doktor. Fakultas dan Jurusan di Universitas Terbuka 1. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan a. Program Sarjana (S1) - Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Sejarah Lahirnya Pancasila, Dasar Negara Indonesia

Lahirnya Pancasila merupakan judul pidato yang disampaikan Soekarno pada 1 Juni 1945 silam. Dalam pidatonya, untuntuk pertama kalinya konsep dan rumusan awal Pancasila dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara merdeka. Lalu, seperti apa sejarah hari lahir Pancasila? Sejarah hari lahir Pancasila berawal dari rapat Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang mengadakan sidang pertama dari 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Rapat dibuka pada tanggal 28 Mei 1945 dan pembahasan dimulai keesokan harinya 29 Mei 1945 dengan tema dasar negara. Rapat pertama dilaksanakan di gedung Chuo Sangi In di Jalan Pejambon 6 Jakarta yang kini dikenal dengan sebutan Gedung Pancasila. Pada zaman Belanda, gedung tersebut merupakan gedung Volksraad atau Perwakilan Rakyat. Namun, hasil rapat tersebut tidak menemukan titik terang. Pada 1 Juni 1945, Soekarno mendapat giliran menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia merdeka, yang di namai Pancasila.

Pentingnya Pendidikan Karakter Pada Anak Usia Dini

Kita semua tahu bahwa usia dini merupakan usia dimana otak anak akan mengalami perkembangan yang sangat cepat dan pesat. Masa pertumbuhan anak pada usia dini sering disebut dengan masa golden age atau masa keemasan, dimana anak memang akan menyerap segala hal yang dilihat oleh mata dan didengar oleh telinganya. Pada usia dini, salah satu hal yang harus dianjarkan kepada anak adalah pendidikan karakter. Menanamkan pendidikan karakter pada anak sejak dini sangat penting untuk diberikan. Hal ini disebabkan karena karakter dan perilaku balita akan menjadi sebuah dasar yang sangat kuat untuk bekalnya nanti saat dewasa. Tujuan dari pemberian pendidikan karakter pada anak sejak dini yakni agar anak dapat menerapkan berbagai hal di berbagai aspek kehidupannya dalam keseharian. Pendidikan karakter, khususnya pada anak usia memang sangat penting. Berikut ini beberapa alasan pentingnya pendidikan karakter pada anak sejak usia dini. Pentingnya Pendidikan Karakter Pada Anak Usia Dini

Sejarah Hari Pendidikan Nasional

  Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) merupakan hari nasional yang ditetapkan pemerintah sebagai peringatan hari Pendidikan Nasional dan lahirnya tokoh pelopor pendidikan yaitu Ki Hajar Dewantara. Sebagai bangsa Indonesia, sudah sepatutunya kita mengetahui sejarah singkat Hardiknas untuk menghormati pahlawan nasional. Berikut kami sudah merangkum dari berbagai sumber Hardiknas untuk Anda. Sejarah Hardiknas Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Indonesia diperingati setiap tanggal 2 Mei, dan bertepatan dengan lahirnya tokoh nasional Indonesia yang dijuluki sebagai bapak pendidikan nasional Indonesia, Ki Hajar Dewantara. Ia lahir dari keluarga kaya pada era kolonialisme Belanda. Bapak Pendidikan Nasional ini dikenal masyarakat sebagai seorang yang berani untuk menentang kebijakan pendidikan yang ditetapkan oleh pemerintah Hindia-Belanda saat itu. Waktu itu, hanya anak keturunan Belanda yang anak orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan. Kemudian dengan berani ia meng

5 Universitas Terbaik di Dunia Tahun 2022 Beserta Biayanya

Berhasil diterima masuk ke Universitas terbaik baik di Negara sendiri maupun dunia, termasuk prestasi yang sangat membanggakan. Selain itu, kualitas pendidikan akan lebih terjamin, lebih mengenal masyarakat secara luas sehingga mendapat peluang diterima di perusahaan-perusaan besar. Universitas terbaik di dunia masi mendominasi dari Negara Inggris dan Amerika Serikat. Menurut Times Higher Education yang   telah menghimpun data dari 1.600 universitas di 99 negara, dan menyusun peringkat universitas-universitas terbaik di dunia. Berikut daftar 5 universitas terbaik di dunia tahun 2022. 1.  Universitas Oxford (Inggris) Universitas Oxford menduduki peringkat pertama pada ranking universitas terbaik di dunia dengan total perolehan skor 95,7 poin. Universitas Oxford diperkirakan telah beroperasi sejak tahun 1096, tetapi tanggal pastinya universitas ini didirikan tidak diketahui. Oxford tumbuh pesat pada tahun 1167 setelah para mahasiswa Inggris kembali dari Universitas Paris. Kel

Dampak Negatif Dan Positif Pendidikan Homeschooling

Pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran pengetahuan, keterampilan, serta kebiasaan pada sekelompok individu secara turun temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui sebuah tindakan pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pada umumnya, terdapat dua jenis pendidikan yang saat ini banyak diterapkan di dalam kehidupan masyarakat, yakni pendidikan formal dan informal. Pendidikan informal, seperti homeschooling misalnya merupakan pilihan yang diterapkan orangtua kepada anak mengingat beberapa pertimbangan tertentu. Penerapan homeschooling pada anak mungkin disebabkan karena faktor lingkungan, jarak sekolah ke rumah, tau karena sebuah faktor tertentu yang menyebabkan anak harus menjalani home schooling. Namun dibalik itu semua, pendidikan homeschooling atau pendidikan yang dilakukan di rumah dapat membawa dampak positif dan negatif bagi si anak sendiri. Dampak Negatif Pendidikan Homeschooling 1. Sulit Untuk Memiliki Teman Baru Salah satu dampak negatif yang

Pengertian dan Contoh Pendidikan Non Formal

Di Indonesia, terdapat dua sistem pendidikan yakni pendidikan formal dan pendidikan non formal. Mungkin kamu masi bingung mengenai kedua istilah diatas. Memang, semua pendidikan dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan potensi seseorang dalam berbagai aspek yang bermanfaat bagi dirinya sendiri dan orang lain. Semua orang pasti sudah tahu mengenai pendidikan formal, karena hamper semua orang mengalaminya yakni mulai dari pendidikan dasar (SD), pendidikan menengah (SMP), sampai pendidikan tinggi (SMA/SMK). Namun, tak sedikit orang yang mungkin masih bingung dengan non formal, dan apa saja yang termasuk pendidikan non formal. Oleh sebab itu, agar teman-teman tidak bingung lagi. Mari simak pembahasannya pada ulasan yang telah kami rangkum untuk kamu di bawah ini. Pengertian Pendidikan Non Formal Pendidikan non formal dapat diartikan sebagai semua pelaksanaan pendidikan atau pengajaran yang dilaksanakan di luar lembaga pendidikan resmi atau tidak berasal dari lingkungan sekolah.

Rendahnya Minat Baca Indonesia, Namun Tingginya Tingkat Kecerewetan di MedSos

Indonesia merupakan salah satu Negara yang berkembang. Untuk memajukan Negara ini, tentunya salah satu faktor yang mempengaruhi adalah kualitas dari sumber daya manusia. Sumber daya manusia dapat ditingkatkan dengan memmperoleh ilmu yang banyak. Untuk mendapatkan ilmu yang banyak, tentunya diperlukan minat baca yang tinggi. Saat ini Indonesia masuk ke dalam negara dengan urutan minat pembaca paling rendah. Indonesia berada pada urutan nomor 60 negara dengan minat baca tertinggi, yang diambil dari 61 negara. Riset tersebut dikeluarkan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu, dengan judul World’s Most Literate Nations Ranked. Padahal infrastruktur yang ada di Indonesia saat ini sudah sangat mendukung sekali, ditambah Indonesia sudah masuk ke dalam kategori negara berkembang. Selain itu, UNESCO juga menyebutkan bahwa Indonesia berada pada urutan ke-2 dari bawah mengenai literasi dunia. Yang artinya, minat baca Indonesia saat ini sangat rendah. Jika disimpulkan, m